Wednesday, 18 February 2009

Pasifik rasa itu..

Kusentuh kaca di depan mata.
Tatkala di malam itu,
kurasakan kepanasan menjalar dari leher ke telingaku.
suara halus lembutmu..
seakan bisikan mimpi menembus mudah kalbuku.
dan saat itu mata ku terpaku.
dari atap kotaraya ini aku memandang.
menjamah neon malam yang menghiasi sejauh mata mampu bertandang.
bagaikan susunan konstelasi bintang dihampar ke bumi.
berlari-lari, menari-nari
riang seiya hatiku yang girang.
aku mulai hilang
dalam alunan musik bahagia.
dan fajar mula meratah ufuk timur.
cahaya berkilau membakar seterang cahaya di jiwa. jujurku..
larut sudah diriku.
tapi kenapa kita kini berdiri di lautan berbeza?
keadaan, kebetulan telah membelah rasa
mengaburi mata dan teraba-raba
namun ku yakin serta percaya
Pasifik, Atlantik di hujung benua kan bertemu jua.

18/2/2009 3.20am
Puchong

3 comments:

hana_lalalala said...

kusentuh kaca didepan mata tu ape?

window?

spec?

Azzam?? said...

hahahaha... mana bleh bgtau..
semua orang bleh interpret poem ni according to their own liking. as for me, it's something personal.. =D

Anonymous said...

http://ww.rpinternational.org/home/tramadolonline/#11 tramadol hcl price - buy tramadol us pharmacy